Minggu, 20 Januari 2013



tips ampuh membuat suami liar diranjang.......




  1. Berikan dia panduan
    Sebagian besar wanita tidak akan mencapai organes dengan hubungan seksual saja, melainkan memerlukan stimulasi klitoris langsung. Meski tahu tentang hal ini, banyak wanita masih terpaku dengan gagasan yang salah bahwa orgasme harus diraih melalui hubungan seksual. Ini dikarenakan keyakinan bahwa orgasme lewat stimulasi klitoris lebih mengarah pada masturbasi. Karenanya, lupakan soal gagasan yang menyesatkan ini. Berikan suami panduan untuk memudahkan Anda meraih orgasme. Suami akan bertransformasi menjadi pencinta yang lebih baik ketika mereka memahami realitas, bukan mitos tentang bagaimana fungsi tubuh perempuan.
  2. Slow down
    Walaupun ada variabilitas yang besar, pria membutuhkan rata-rata empat menit untuk mencapai orgasme setelah mereka mulai melakukan hubungan seks. Sementara wanita, butuh rata-rata 11 menit hanya untuk melakukan stimulasi. Kenyataan ini dapat meningkat seiring stres dan kelelahan. Karena itu, ajak suami untuk melambatkan ritme. Dengan begitu dia akan punya waktu belajar dengan lebih baik.
  3. Memalsukan kepuasan
    Penelitian menunjukkan bahwa lebih dari setengah wanita melakukan orgasme palsu. Alasannya, untuk melindungi perasaan suami. Padahal, berpura-pura hanya akan membuat suami terus melakukan hal-hal yang dia pikir Anda sukai, sementara kenyataannya tidak. Berpura-pura membuatnya tidak memelajari apa yang sebenarnya Anda butuhkan untuk orgasme yang nyata.
  4. Lakukan komunikasi
    Komunikasi seksual sangat dibutuhkan untuk meningkatkan pemahaman pasangan atas apa-apa yang diinginkan pasangan dan apa-apa yang memuaskan pasangan selama berhubungan seksual. Sama halnya dengan berbicara seputar cara mengasuh anak, seks pun perlu menjadi topik untuk berdialog.
  5. Bicara tentang seks di meja dapur
    Judul kecil di atas hanyalah perumpamaan. Pesan sebenarnya, jangan pernah membawa obrolan seputar ketidakpuasan seksual di tempat tidur. Hal itu hanya akan menciptakan asosiasi negatif ke tempat yang seharusnya menjadi menyenangkan, menarik, dan positif. Lakukanlah pembicaraan tersebut di tempat yang non-seksual. Pastikan juga Anda menggunakan waktu yang tepat untuk melakukan diskusi ini.
  6. Mulailah berbicara dengan “aku” sebagai awal kalimat
    Akan lebih baik jika Anda menggunakan kalimat, “Aku pikir akan membantu, jika Anda melakukan…sebagai rangsangan,” ketimbang kalimat “Kamu tampaknya tidak tahu bagaimana membuat saya mencapai orgasme”.
  7. Berikan Instruksi verbal dan nonverbal
    Selama hubungan seksual, Anda dapat mengatakan, “Pindahkan tangan Anda di sini atau sana”, atau memberikan petunjuk tertentu atau permintaan “teruskan”. Anda juga dapat mengomunikasikan keinginan dengan membimbing tangan suami.
  8. Berikan pujian dengan erangan dan ucapan verbal
    Sering kali orang mengerang selama berhubungan seks. Suara ini, bersama dengan nafas berat adalah cara untuk memberitahu pasangan apa yang kita suka. Ucapan-ucapan lisan yang sebenarnya dibuat selama seks juga dapat digunakan untuk memberikan umpan balik positif. Mengatakan kepada pasangan, “Itu terasa baik,” akan memerkuat apa yang dia lakukan, di samping membuatnya lebih gembira.
  9. Meninjau pengalaman
    Pasangan dengan kehidupan seks yang terbaik adalah orang-orang yang membahas seks setelah melakukannya, termasuk apa yang berhasil dan apa yang bisa saja lebih baik.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar